Posts

Showing posts from July, 2022

Uniknya Idul Adha Tahun ini

 Pemberitaan Heboh Belakangan ini ramai sekali pemberitaan mengenai kapan jatuhnya hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah. Mulai dari detik.com, tirto.id, cnbcindonesia.com, suara.com, sampai tribunnews; bahkan di media sosial ramai minta ampun saling sahut-sahutan mengenai isu idul adha ini. Untuk itu, patut kita labeli Idul Adha tahun ini adalah unik. Perihal perbedaan keputusan antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdhatul Ulama (NU) seringkali menjadi landasan masyarakat umum/netizen untuk saling berargumen. Pemerintah memutuskan Idul Adha jatuh pada hari Ahad, 10 Juli 2022; hal itu serupa dengan hasil sidang isbat yang dilakukan Kementrian Agama (Kemenag) pada tanggal 29 Juni 2022 dalam penetapan Idul Adha 1443H. Kemenag menggunakan metode hisab dan metode rukyatul hilal.  Berbeda dengan Muhammadiyah: Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 telah menetapkan Idul Adha 2022 berdasarkan perhitungan hisab jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Sedangkan NU da...

Buat Apa Insecure? Insecure itu Nggak Ada Gunanya

 Namanya juga manusia, pasti pernah dan akan merasakan kekurangan, merasakan keterbatasan dalam suatu hal, ketidak terpenuhinya keinginan atau kebutuhan; atau yang biasa kita sebut insecure. Kalimat “insecure” berasal dari Bahasa Inggris, yaitu “in” dan “secure“, in berarti tidak dan secure berarti aman, sehingga “insecure” berarti “tidak aman”; sedangkan definisi insecure secara gamblang adalah perasaan cemas, tidak mampu, dan kurang percaya diri yang membuat seseorang merasa tidak aman. Akibatnya, seseorang yang insecure bisa saja merasa cemburu, selalu menanyakan pendapat orang lain tentang dirinya. Hal-hal yang Menjadikan Kita Insecure Benar saja kita merasa insecure, karena banyak sekali pemicu yang menjadikan kita insecure dan itu semua berasal dari pola pikir kita. Hal itu sebenarnya di bawah kesadaran kita, karena rasa insecure timbul bersamaan dengan keadaan di mana orang lain yang lebih baik atau lebih bagus dibandingkan kita, entah itu melalui penglihatan, pendengaran, a...

Pt 2 Afirmasi Pelajar Bernalar Budaya-Intelektual

  Intelektual Dibutuhkan dalam Berbudaya Pasalnya, kebudayaan selalu identik dengan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya buah tangan masyarakat. Maka dari itu, di dalam sebuah sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya tersebut, diperlukan daya pikir dan nalar kritis yang berujung pada intelektual para insan. Karena, budaya-intelektual merupakan budaya yang dibangun untuk menumbuhkan nalar kritis, responsif, serta solutif terhadap isu-isu kontemporer yang sedang berkembang di masyarakat. Alhasil, manusia-manusia terkhusus para pelajar, dituntut mampu menjadi pedang sekaligus tameng dalam menggalakkan konsep budaya-intelektual tersebut. Hal tersebut dipertegas oleh Azaki Khoirudin, dalam bukunya yang berjudul "Mercusuar Peradaban Manifesto Gerakan Pelajar Berkemajuan". Azaki Khoirudin dalam tulisannya mengatakan, "Melalui aktivitas tubuhnya yang berbentuk perbuatan, gagasan, dan pemikiran manusia dapat diwujudkan dalam bentuk konkret, yaitu bentuk-bentuk kebudayaan se...